sapalah lembut aku.
atau mungkin sekedar tersenyum
bunga akan bermekaran dan racun pun akan bias
Aku pesakitan yang rindu wajahmu
pesakitan yang gila karena merindukanmu
dan rela terinja hanya untuk melihatmu
meski kau tau melihat dan mengabaikan aku
Betapa pedih, namun bahagia menjadi satu
memilikimu bukan lagi obsesiku
karena aku mencintai dari cinta olehmu
tak butuh ragamu membelaiku
karena aku sang pecinta yang selalu memuja dan bersimpuh karenamu
Hari demi hari , bulan demi bulan
semua berganti dan kini semua menjadi tak berarti
namun siapa yang hendak peduli
karena aku masih menyimpan hati
hingga mungkin aku mati
bahagialah meski bukan aku yang disisimu saat ini
karena aku merupakan bayang dari senyum indahmu
apa lagi yang ku butuhkan?
CInta telah melindungimu dan aku cukup meski sekedar pilu
*********************************************************************************