Dari dulu membaca adalah hidupku. Disekolah, di rumah, di jalan, bahkan untuk ( maaf ) ruang privasi aku juga membaca.Tapi semua berubah ketika au memasuki dunia sekolah. Berteman dengan manusia. Aku mulai menghadapi dunia pergaulan. Berteman, membolos, cabut dari sekolah. Bahkan saking sibuk dengan sosial aku lupa sisi hidupku yang menggambarkan kepribadianku sesungguhnya. Hingga aku bekerja sampai saat ini
Dapat dibayangkan berapa tahun aku melupakan sahabatku itu. Dan akhir-akhir ini aku sedang tergila-gilanya membaca kembali. DAn mataku selalu terbinar-binar jika melihat buku di toko buku.
Meski aku sempat menghianatinya, aku harap aku tida akan menghianati sahabatku itu.
No comments:
Post a Comment